<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216</id><updated>2011-07-31T00:45:38.677+07:00</updated><category term='Motivasi'/><category term='Lintas Media'/><category term='Politik'/><category term='Opini'/><category term='Fokus'/><title type='text'>Kader Pengembangan Moral  Etika Pemuda Indonesia</title><subtitle type='html'>Saatnya Pemuda Jawa Timur Bangkit</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-2404673026082541042</id><published>2009-07-01T16:48:00.001+07:00</published><updated>2009-07-01T16:50:55.828+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>KNPI: Capres-Cawapres Tak Singgung Isu Kepemudaan</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;span class="judul"&gt; &lt;/span&gt;&lt;img src="http://pemilu.detiknews.com/images/content/2009/07/01/700/KNPI-dal.jpg" vspace="0" border="0" hspace="0" /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;div class="tower"&gt; &lt;script type="text/javascript" src="http://openx.detik.com/delivery/ag.php"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;    &lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyayangkan capres-cawapres yang berkompetisi di Pilpres 2009 tak ada yang secara serius membicarakan isu kepemudaan dan regenerasi kepemimpinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tak melihat adanya pasangan capres-cawapres yang membicarakan pembinaan kepemudaan atau pun alih generasi secara mendalam. Jangan sampai posisi pemuda terabaikan,” ujar Ketua Umum KNPI Ancol, Ahmad Doli Kurnia, dalam rilisnya, Rabu (1/7/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad Doli menambahkan, DPP KNPI baru saja menggelar Rakernas I di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta. Dalam forum itu, RUU Kepemudaan menjadi salah satu hal yang hangat dibicarakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pembicaraan yang berkembang dalam Rakernas I, KNPI menolak RUU Kepemudaan tersebut. Hal ini dikarenakan secara politik ada kesan pembahasan RUU tersebut tergesa-gesa dan dipaksakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Harusnya dibicarakan dalam dalam waktu yang lebih panjang secara bersama-sama," kata Ahmad Doli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam draf tersebut, pemuda juga hanya dijadikan sebagai objek pembinaan. Padahal pemuda seharusnya menjadi subjek pembinaan, sedangkan pemerintah bertindak sebagai fasilitator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alih generasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai regenerasi kepemimpinan di Indonesia, KNPI memiliki rekomendasi tersendiri. Capres – cawapres yang nantinya terpilih diharapkan untuk memberi porsi yang besar bagi tokoh muda di pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Presiden mendatang harus berani menempatkan 60 persen generasi muda dalam kabinetnya," tantang Doli. Selain dalam kabinet, generasi muda tersebut menurutnya juga harus ditempatkan dalam berbagai lembaga negara lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengefektifkan kinerja pemerintahan, hal tersebut dimaksudkan untuk mempersiapkan calon pemimpin baru ke depannya. "Ini salah satu cara untuk memunculkan tokoh-tokoh muda sebagai calon pemimpin. Sehingga di tahun 2014 muncul alternatif. Pemimpin muda, pemimpin baru," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KNPI juga mengimbau agar seluruh masyarakat Indonesia yang sudah berhak agar menggunakan hak pilihnya pada Pilpres 8 Juli mendatang. Hal ini menurutnya sebagai suatu bentuk tanggung jawab bersama sebagai anak bangsa sehingga jangan sampai terjadi golput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga terhadap capres-cawapres yang sedang melakukan kampanye. Ia mengharapkan semuanya menjadikan pemilu kali ini sebagai pemilu yang sehat. Antara lain dengan menjaga sopan santun berpolitik dan mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;   ( djo / nrl/detik.com ) &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-2404673026082541042?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/2404673026082541042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/07/knpi-capres-cawapres-tak-singgung-isu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/2404673026082541042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/2404673026082541042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/07/knpi-capres-cawapres-tak-singgung-isu.html' title='KNPI: Capres-Cawapres Tak Singgung Isu Kepemudaan'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-8176971120301993295</id><published>2009-07-01T10:18:00.001+07:00</published><updated>2009-07-01T10:21:30.923+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lintas Media'/><title type='text'>Ulama Prihatinkan Tingginya Kasus Aborsi</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Setiap tahun terjadi 2,6 juta kasus aborsi di Indonesia.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA -- Tingginya angka aborsi di Indonesia mengundang keprihatinan ulama dan ormas wanita Islam. Menurut Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, dr Titik Kuntari MPH, setiap tahunnya terjadi 2 juta hingga 2,6 juta kasus aborsi di Tanah Air. Sekitar 30 persen kasus aborsi dilakukan wanita berusia 15 hingga 24 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Amidhan, mengaku sangat prihatin dengan maraknya kasus aborsi di Indonesia. "Saya sangat prihatin mendengar kasus aborsi mencapai 2,6 juta kasus per tahunnya," ujar Kiai Amidhan kepada &lt;em&gt;Republika&lt;/em&gt; , Selasa (30/6). Pihaknya menilai, tingginya kasus aborsi sebagai dampak dari masyarakat yang begitu toleran terhadap pergaulan bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak sedikit kasus aborsi diakibatkan oleh pengaruh dari pornografi atau film porno," ungkap Kiai Amidhan. Tingginya angka aborsi di Tanah Air, papar dia, juga dipicu oleh masih rendahnya kesadaran beragama. Pihaknya mendesak pemerintah untuk memberi perhatian terhadap maraknya kasus aborsi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai Amidhan menegaskan, angka 2,6 juta kasus aborsi setiap tahun telah menjadi lampu merah bagi pemerintah dan negara untuk segera bertindak. "Saya mendorong agar pemerintah mempercepat pengeluaran program yang berkaitan dengan UU Pornografi, yang telah ditetapkan akhir 2008 lalu," papar Kiai Amidhan menegaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihaknya juga mendesak pemerintah untuk memperketat penayangan acara-acara yang merusak moral generasi muda bangsa. Pihaknya menilai masih begitu banyak tayangan di televisi, yang cenderung mempertontonkan  pergaulan bebas kepada para remaja. "Setiap tontonan, haruslah memiliki tuntunan." Kiai Amidhan mengingatkan Komisi Penyiaran Indonesia agar berani menindak stasiun televisi yang melanggar aturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai Amidhan mengimbau kepada orang tua untuk lebih meningkatkan perhatian terhadap anak-anaknya. "Guru-guru ataupun dosen juga harus memperhatikan siswa didiknya," katanya. Menurut dia, agama Islam melarang praktik aborsi. Komisi Fatwa MUI menetapkan aborsi haram, kecuali untuk kepentingan kesehatan atau keselamatan ibu.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ormas wanita Islam pun mengaku prihatin dengan maraknya kasus aborsi di Tanah Air. Ketua Umum Pucuk Pimpinan Fatayat NU, Maria Ulfah Anshor, mengatakan, kenaikan angka pelaku aborsi pada usia remaja (15-24 tahun) sebagai perubahan tren yang sangat mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Maria, tingginya angka aborsi di kalangan remaja disebabkan tiga faktor utama, yakni pengetahuan tentang reproduksi masih rendah, pemahaman terhadap dampak hubungan seks yang masih rendah, dan pemahaman agama yang masih sangat minim. Guna mengurangi angka kejadian aborsi, papar Maria, perlu adanya pendidikan kesehatan reproduksi dan seks yang disampaikan kepada para wanita. "Pengetahuan masyarakat tentang seks, reproduksi, dan aborsi harus ditingkatkan. Supaya tidak ada lagi kecerobohan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris PP Aisyiyah, Trias Setiawati, menilai, tingginya angka aborsi pada remaja disebabkan pengaruh pornografi, kebebasan media yang kebablasan, dan kapitalisme media. Menurut dia, tayangan-tayangan yang mengajarkan pergaulan bebas bisa merusak lima syaraf remaja.Trias sangat menyayangkan tak jelasnya regulasi pemerintah terhadap pelarangan pornografi. Akibatnya, hal itu itu memacu banyak terjadinya praktik seks di luar nikah. "Kalau regulasinya  &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; jelas dari pemerintah, dampaknya akan dialami generasi muda bangsa ini.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihaknya mengingatkan agar para orang tua untuk lebih memberi perhatian terhadap masalah ini. Menurut Trias, pertahanan keluarga merupakan solusi yang efektif untuk mencegah terjadinya perilaku seks bebas. Sayangnya, kata dia, banyak orang tua yang kurang mengerti masalah kesehatan reproduksi dan seks.  (republika)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-8176971120301993295?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/8176971120301993295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/07/ulama-prihatinkan-tingginya-kasus.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/8176971120301993295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/8176971120301993295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/07/ulama-prihatinkan-tingginya-kasus.html' title='Ulama Prihatinkan Tingginya Kasus Aborsi'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-7407593482903029781</id><published>2009-06-22T19:41:00.003+07:00</published><updated>2009-06-22T19:48:29.261+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Cita-cita Bisa Memperpanjang Umur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;Jangan pernah kubur cita-cita dan harapan Anda. Karena dua hal itu bisa memperpanjang usia kita. Dr.Patricia Boyle, neuropsikologis dari Rush Alzheimer Disease Center, Chicago, AS, mengungkapkan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah cita-cita itu harus tinggi dan ambisius? Ternyata tidak juga, harapan atau tujuan hidup yang sederhana, seperti ingin aktif dalam komunitas tertentu, ternyata sudah punya pengaruh yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menurut analisa kami, perpanjangan usia antara orang yang punya tujuan hidup yang besar dengan tujuan hidup biasa-biasa saja tak banyak berbeda," kata Boyle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam studinya, Boyle dan timnya meneliti 1.238 orang dewasa yang sudah berpartisipasi dalam dua riset di Rush University Medical Center, yakni &lt;em&gt;Rush Memory and Aging Project &lt;/em&gt;serta &lt;em&gt;the Minority Aging Research Study&lt;/em&gt;. Seluruh partisipan rata-rata berusia 78 tahun dan tak menderita demensia (kepikunan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal studi, para partisipan diminta menjawab pertanyaan tentang tujuan hidup atau cita-cita mereka, dan menilai mana yang sudah berhasil dicapai dan mana tujuan yang berarti dalam hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, mereka yang punya tujuan hidup tinggi separuhnya masih bertahan hidup hingga periode tindak lanjut atau tiga tahun kemudian. Hasilnya tak banyak berbeda dengan responden yang tujuan hidupnya sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini berarti, bila kita punya tujuan hidup dan bila kita merasa hidup ini berarti atau kita punya langkah untuk mencapai target hidup, kita akan lebih kuat dalam menjalani tahapan kehidupan," kata Boyle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi yang dilakukan Boyle makin menguatkan hasil puluhan riset lain dengan topik sama, pentingnya tujuan hidup untuk menjaga kesehatan psikologi dan fisik. Menurut para ahli, tujuan dan cita-cita kita membantu sistem dalam tubuh kita berfungsi lebih baik dan menguatkan tubuh melawan penyakit. (kompas.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-7407593482903029781?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/7407593482903029781/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/cita-cita-bisa-memperpanjang-umur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/7407593482903029781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/7407593482903029781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/cita-cita-bisa-memperpanjang-umur.html' title='Cita-cita Bisa Memperpanjang Umur'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-4535399119488546334</id><published>2009-06-22T19:30:00.003+07:00</published><updated>2009-06-22T19:41:46.359+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lintas Media'/><title type='text'>Remaja Terkepung Iklan Rokok</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/Sj954473ntI/AAAAAAAAAD0/GcfYstLxbVM/s1600-h/rokok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 186px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/Sj954473ntI/AAAAAAAAAD0/GcfYstLxbVM/s320/rokok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350128900602568402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Iklan rokok kini semakin ekspansif, baik di jalan-jalan, di media televisi ataupun mensponsori berbagai acara musik dan olahraga. Iklan yang kian gencar tersebut menimbulkan keinginan pada remaja untuk memulai merokok.&lt;p&gt;Sebanyak 29 persen responden menyatakan menyalakan rokoknya bila terpajang iklan rokok. "Jadi iklan itu mendorong remaja untuk terus merokok," kata Dina Kania, Koordinator Advokasi Kebijakan Pengendalian Tembakau Komisi Nasional Perlindungan Anak di Anyer, Banten, akhir pekan lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil survei yang pernah dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak, ternyata 99,7 persen anak-anak terpapar iklan rokok di televisi, 87 persen terpajang iklan rokok di luar ruang, 76,2 persen remaja melihat iklan rokok di koran dan majalah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebesar 62,2 persen remaja memiliki kesan positif terhadap iklan rokok, 51,6 persen remaja dapat menyebutkan lebih dari tiga slogan iklan rokok, dan 50 persen remaja perokok merasa dirinya lebih percaya diri seperti yang dicitrakan iklan rokok, kata Dina Kania. Karakteristik iklan rokok sangat dekat dengan dunia anak-anak muda. Slogan-slogan rokok mewakili dunia anak muda, seperti &lt;em&gt;Gak ada Loe Gak Rame, Enjoy Aja! Ekspresikan Aksimu, U are U&lt;/em&gt;! Selain itu, industri rokok juga menggunakan idola remaja sebagai ikon produk-produknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Pesannya berubah-ubah dengan tema yang konsisten, berulang-ulang dan terus menerus," kata Dina Kania.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan melihat isi iklan dan &lt;em&gt;sponsorship&lt;/em&gt; rokok di acara-acara musik anak-anak muda, jelas sekali jika industri rokok membidik remaja sebagai pasarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan peneliti Myron E Johnson kepada Wakil Presiden Riset dan Pengembangan Phillip Morris menyatakan, remaja hari ini adalah calon pelanggan tetap hari esok karena mayoritas perokok memulai merokok ketika remaja. Pola merokok remaja sangatlah penting bagi Phillip Morris.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;RJ Reynolds dalam Tobacco Company Memo Internal, 29 Februari 1984, yang berjudul "Perokok Remaja: Strategi dan Peluang" menyebut bahwa perokok remaja telah menjadi faktor penting dalam perkembangan setiap industri rokok dalam 50 tahun terakhir. Perokok remaja adalah satu-satunya sumber perokok pengganti. Jika para remaja tidak merokok, maka industri akan bangkrut sebagaimana sebuah masyarakat yang tidak melahirkan generasi penerus akan punah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;M Joni, Tim Litigasi Komnas PA, mengatakan, legalisasi iklan dan promosi rokok dengan PP Nomor 19 Tahun 2003 adalah melanggar hak-hak anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika situasi iklan makin mengepung remaja seperti sekarang ini, tak ada alasan lagi, solusinya adalah total ban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Larangan menyeluruh iklan, promosi, dan sponsor rokok akan dapat menurunkan 6 persen konsumsi per kapita di negara maju dan 23 persen di negara berkembang, papar M Joni. (kompas.com)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-4535399119488546334?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/4535399119488546334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/remaja-terkepung-iklan-rokok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/4535399119488546334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/4535399119488546334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/remaja-terkepung-iklan-rokok.html' title='Remaja Terkepung Iklan Rokok'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/Sj954473ntI/AAAAAAAAAD0/GcfYstLxbVM/s72-c/rokok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-6733992467212971913</id><published>2009-06-18T06:34:00.001+07:00</published><updated>2009-06-18T06:42:01.870+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lintas Media'/><title type='text'>Guru Tidak Jujur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;div class="judulisiberita" style="margin: 5px 0px; font-weight: bold;"&gt;Hah, Guru Tidak Jujur Saat Pelaksanaan UN?&lt;/div&gt;          &lt;div style="width: 300px; float: left; margin-right: 10px;"&gt;         &lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt;       &lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/04/29/1907146p.jpg" width="298" border="0" /&gt;     &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="padding: 0pt;"&gt;        &lt;/div&gt;                                  &lt;/div&gt;  &lt;div class="tanggal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;     &lt;p&gt;&lt;strong&gt;KOMPAS.com -&lt;/strong&gt; Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas, Dr Badhowi menyatakan rasa prihatinnya terhadap sejumlah kepala sekolah dan guru di Tanah Air yang tidak jujur dalam pelaksanaan ujian nasional (UN) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketidakjujuran Kepala Sekolah merupakan suatu keprihatinan. Sebenarnya ketidakjujuran itu ada dimana-mana dan bukan saja terjadi pada guru. Namun karena sosok guru merupakan cermin keteladanan maka kemudian menjadi sorotan," katanya di sela konferensi internasional Best Practise bagi para kepala sekolah se-Asia Tenggara, di Jakarta, Rabu (17/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecurangan dan ketidakjujuran yang dilakukan kepala sekolah dan guru seperti yang terungkap setiap kali dalam pelaksanaan ujian nasional merupakan tindakan terkait administrasi dan edukatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita bedakan masalah administratif dan edukatif. Masalah adminstrasi, sanksi dan sebagainya, itu kewenangannya pada siapa yang mengangkat mereka," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depdiknas mengambil porsi edukatif dengan memberikan pendekatan untuk menerapkan perilaku jujur di kalangan tenaga pendidikan karena implikasinya langsung kepada peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sementara, kewenangan administrasi dalam bentuk sanksi hukum ada pada aparat dan kepala daerah dimana tindakan kecurangan tersebut terjadi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap guru yang tidak jujur tersebut Baedhowi menghimbau agar selalu bersikap jujur dalam melakukan proses pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Guru jangan sampai menghilangkan waktu belajar, dalam ulangan sehari-hari, juga harus jujur dalam menilai peserta didik. Jangan anak pintar dikasih nilai kurang, anak yang kurang dikasih nilai baik. Itu juga suatu ketidakjujuran," katanya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-6733992467212971913?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/6733992467212971913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/guru-tidak-jujur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/6733992467212971913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/6733992467212971913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/guru-tidak-jujur.html' title='Guru Tidak Jujur'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-7144732261372892279</id><published>2009-06-07T22:29:00.004+07:00</published><updated>2009-06-07T22:36:19.868+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fokus'/><title type='text'>Sekilas Pelatihan KAPMEPI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/Sivd_MI0fVI/AAAAAAAAADk/cdDuZ612GgA/s1600-h/kemenegpora.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 176px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/Sivd_MI0fVI/AAAAAAAAADk/cdDuZ612GgA/s320/kemenegpora.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344609460464942418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;METODE PEMBELAJARAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan Pengembangan Moral Etika Pemuda Indonesia ini akan dilaksanakan dengan mengkombinasikan metode indoor dan outdoor activity, dengan dikemas berdasarkan prinsip:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Andragogi;&lt;br /&gt;yakni proses belajar bagi orang dewasa. Dengan metode ini, peserta tidak dijejali dengan teori-teori yang rumit, tetapi justru teori-teori tersebut muncul secara tidak disadari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Discovery Approach;&lt;br /&gt;Yakni pendekatan penemuan. Disini narasumber bukan sekedar bertindak sebagai penyaji materi, melainkan sebagai fasilitator yang atraktif dan komunikatif. Pesertalah yang akan menemukan sendiri potensi dan kesimpulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Experiental learning;&lt;br /&gt;peserta mengalami sendiri proses belajar yang melibatkan auditory, visual, dan kinestetik melalui games, simulasi, tantangan, outbound, mendengarkan musik, menonton film, dsb. Walaupun bersifat entertainment, peserta akan mendapatkan pengetahuan dan motivasi serta langsung dihantarkan pada aplikasi dan hikmahnya dalam aktivitas pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Role Play&lt;br /&gt;Menjelaskan suatu permasalahn dengan mendemontrasikan atau mendramakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Study Lapangan&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Peserta akan diterjunkan langsung kelapangan untuk mempraktekan skill yang telah d idapatkan selama pelatihan, mengamati, menganalisa dan menyimpulkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/Sivd_LsoCQI/AAAAAAAAADs/z2wRVmnpXfA/s1600-h/thumb_kapmepi_jogja_April3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 90px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/Sivd_LsoCQI/AAAAAAAAADs/z2wRVmnpXfA/s320/thumb_kapmepi_jogja_April3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344609460346685698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold;"&gt;MATERI&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold;"&gt;A. KEBIJAKAN KEMENEGPORA&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     1. Kebijakan Kepemudaan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;     2. Legalitas &amp;amp; Pengukuhan Kelembagaan KAPMEPI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. KEORGANISASIAN KAPMEPI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  Sejarah dan Program KAPMEPI Pusat dan daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. KONSEP PEMAHAMAN MORAL ETIKA :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; 1. Peran Seni dan Budaya dalam membangun karakter bangsa&lt;br /&gt; 2. UU Anti pornografi dan pornoaksi&lt;br /&gt; 3. Penanggulaan Korupsi&lt;br /&gt; 4. Metodologi penguatan moral etika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. MATERI PENINGKATAN MORAL ETIKA :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; 1. Heart Intelligence Training&lt;br /&gt; 2. Character Building:&lt;br /&gt;      a. Personality Style&lt;br /&gt;      b. Effective Communication Skill&lt;br /&gt;      c. Personality Building Excercise&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. MATERI LATIHAN &amp;amp; PENGAMALAN MORAL ETIKA:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; 1. Team Building (Outbound Experiential Learning)&lt;br /&gt; 2. Study Lapangan&lt;br /&gt; 3. Diksusi &amp;amp; Workshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SARANA BELAJAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sarana belajar  dalam ruang (indoor) yang digunakan antara lain :&lt;br /&gt;1. Makalah / buku panduan / Modul&lt;br /&gt;2. Lembar kasus&lt;br /&gt;3. Lembar Personality Style Assesment&lt;br /&gt;4. Formulir / blanko / angket&lt;br /&gt;5. Lembar evaluasi&lt;br /&gt;6. Multimedia ( Laptop, LCD, Screen )&lt;br /&gt;7. Sound System ( 1500 watt )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlengakapan peserta terdiri dari:&lt;br /&gt;1. Kaos Olahraga&lt;br /&gt;2. Tas&lt;br /&gt;3. Seminar Kit&lt;br /&gt;4. Sertifikat peserta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UNSUR PENILAIAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kelulusan peserta ditentukan berdasarkan unsur-unsur sbb :&lt;br /&gt;1. Aspek Kognitif&lt;br /&gt;2. Aspek Afektif&lt;br /&gt;3. Aspek Psikomotorik&lt;br /&gt;4. Tugas kelompok&lt;br /&gt;5. Kedisiplinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : KAPMEPI Sumsel&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-7144732261372892279?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/7144732261372892279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/sekilas-pelatihan-kapmepi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/7144732261372892279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/7144732261372892279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/sekilas-pelatihan-kapmepi.html' title='Sekilas Pelatihan KAPMEPI'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/Sivd_MI0fVI/AAAAAAAAADk/cdDuZ612GgA/s72-c/kemenegpora.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-7648103338204136433</id><published>2009-06-07T22:16:00.001+07:00</published><updated>2009-06-07T22:19:36.698+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lintas Media'/><title type='text'>Harapan Presiden agar Prestasi Meningkat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/SivaajkIxwI/AAAAAAAAADc/VIqS00JZrM4/s1600-h/LPI.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 103px; height: 81px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/SivaajkIxwI/AAAAAAAAADc/VIqS00JZrM4/s320/LPI.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344605532563490562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;div id="article_body"&gt; &lt;p&gt;JAKARTA, KOMPAS - &lt;bell&gt;&lt;/bell&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap, Liga Pendidikan &lt;a style="border-bottom: 1px solid rgb(103, 165, 10); color: rgb(103, 165, 10); text-decoration: underline;" id="pilih" onmouseover="stm(Text[8],Style[5])"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; menghasilkan pemain berprestasi dan bibit pemain nasional. Harapan itu disampaikan Presiden saat meresmikan Liga Pendidikan &lt;a style="border-bottom: 1px solid rgb(103, 165, 10); color: rgb(103, 165, 10); text-decoration: underline;" id="pilih" onmouseover="stm(Text[8],Style[5])"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Saya berharap agar Liga Pendidikan &lt;a style="border-bottom: 1px solid rgb(103, 165, 10); color: rgb(103, 165, 10); text-decoration: underline;" id="pilih" onmouseover="stm(Text[8],Style[5])"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; benar-benar menjadi wahana untuk mencapai tujuan yang baik, tujuan untuk memperkuat karakter bangsa, tujuan untuk meningkatkan persatuan dan persaudaraan kita, dan tujuan meningkatkan prestasi keolahragaan di Tanah Air,” kata Presiden.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peresmian itu ditandai dengan tendangan pertama &lt;text w="9036m" small="0" mode="0" jmp="0m" it="1" h="9036m" gray="100" f="602" co="K" bd="0" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Italic" modedata="0"&gt;&lt;/text&gt;(kick off) oleh Presiden pada laga ekshibisi tim pelajar DKI Jakarta versus Banten. Presiden didampingi Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault serta Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir pula Ketua KONI/KOI Rita Subowo dan mantan Ketua PSSI Agum Gumelar. Ketua Umum PSSI Nurdin Halid tidak hadir dan digantikan Ketua Badan Liga Amatir PSSI Subardi. Menurut Subardi, Nurdin mengikuti Kongres FIFA di Nassau, Bahama, Amerika Selatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Liga Pendidikan &lt;a style="border-bottom: 1px solid rgb(103, 165, 10); color: rgb(103, 165, 10); text-decoration: underline;" id="pilih" onmouseover="stm(Text[8],Style[5])"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; (LPI) adalah kompetisi antarpelajar SMP dan SMU serta mahasiswa perguruan tinggi se-&lt;a style="border-bottom: 1px solid rgb(103, 165, 10); color: rgb(103, 165, 10); text-decoration: underline;" id="pilih" onmouseover="stm(Text[8],Style[5])"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. Panitia menargetkan bisa menjaring 50.000 sekolah dari sekitar 70.000 sekolah sebagai peserta LPI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kompetisi itu akan digelar secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, wilayah, hingga nasional. LPI&lt;/p&gt;&lt;p&gt;hasil kerja sama Departemen Pendidikan Nasional, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, dan PSSI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;crosshead&gt;&lt;/crosshead&gt;&lt;strong&gt;Ekstrakurikuler&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudibyo mengatakan, LPI merupakan ekstrakurikuler yang memperkaya integrasi dunia olahraga dengan pendidikan. Selain LPI, sudah ada Olimpiade Olahraga Nasional yang multicabang dan, kata Bambang, kini dirintis kompetisi bola basket.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, berbeda dengan Olimpiade Olahraga Nasional yang &lt;line&gt;&lt;/line&gt;didanai APBN, LPI diharapkan didanai masyarakat sendiri. Panitia menetapkan syarat pendaftaran sebesar Rp 750.000 bagi peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bambang menegaskan, tak ada keharusan bagi sekolah mengikuti LPI. ”Ini ekstrakurikuler, seperti seni budaya. Tak ada harus-harusan,” katanya. &lt;bell&gt;&lt;/bell&gt;(SAM)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-7648103338204136433?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/7648103338204136433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/harapan-presiden-agar-prestasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/7648103338204136433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/7648103338204136433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/harapan-presiden-agar-prestasi.html' title='Harapan Presiden agar Prestasi Meningkat'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/SivaajkIxwI/AAAAAAAAADc/VIqS00JZrM4/s72-c/LPI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-3205577618219825985</id><published>2009-06-07T21:33:00.002+07:00</published><updated>2009-06-07T21:44:18.075+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fokus'/><title type='text'>Sejarah KAPMEPI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemuda sebagai bagian dari elemen bangsa kini tengah menghadapi dilema yang cukup besar. Banyak sekali faktor yang dapat menjerumuskan generasi masa depan bangsa Indonesia ini ke dalam hal-hal yang negatif dan merusak diri mereka. Potensi besar yang ada dalam diri mereka menjadi terkubur&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;sehingga masa depan mereka&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;menjadi suram, yang berarti masa depan bangsa pun turut suram. Mulai dari tawuran pelajar, narkoba, pergaulan bebas, budaya permisivisme, individualistik dan hedonisme mengurung para pemuda dari berbagai penjuru dan waktu. &lt;span&gt;Generasi yang kan menjadi penerus kepemimpinan bangsa ini hari demi hari semakin terp&lt;/span&gt;&lt;span&gt;uruk.&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/SivRlo5yOGI/AAAAAAAAADE/xrzqWFxyNow/s1600-h/tawurans.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 127px; height: 90px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/SivRlo5yOGI/AAAAAAAAADE/xrzqWFxyNow/s320/tawurans.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344595827370375266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span&gt;Namun demikian, ternyata dibalik semua perma&lt;/span&gt;&lt;span&gt;salah&lt;/span&gt;&lt;span&gt;an tersebut, masih banyak pemuda yang sadar akan jatidiri mereka dan menjadi penggerak di dalam lingkungan mereka sendiri dalam melakukan perbaikan-perbaikan. Salah satu pendekatan ampuh dalam menganggulangi permasalahan pemuda adalah kembali menempatkan posisi moral dan etika dalam posisi yang tepat dalam diri pemuda. Sehingga dengan ruh agama, pemuda bangkit dan menunjukkan prestasinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/SivRljirTXI/AAAAAAAAADM/qrFykDjQFVs/s1600-h/narkoba.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 108px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/SivRljirTXI/AAAAAAAAADM/qrFykDjQFVs/s320/narkoba.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344595825931275634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;span&gt; Berangkat dari sebuah keinginan menyelamatk&lt;/span&gt;&lt;span&gt;an generasi muda&lt;/span&gt;&lt;span&gt; potensial dari bangsa Indonesia inilah, kami menyakini kemerosotan moral dan etika menjadi penyebab segala bencana dan musibah. Oleh karenanya kami yang tergabung dalam Forum Komunikasi Alumni KAPMEPI (Kader Pengembangan Moral dan Etika Pemuda Indonesia) berniat untuk bersungguh-sungguh menyatukan barisan untuk masa depan Indonesia yang gemilang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNoSpacing"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/SivRl2jfmkI/AAAAAAAAADU/5R4aR9PGoDI/s1600-h/thumb_kapmepi_jogja_April3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 120px; height: 90px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/SivRl2jfmkI/AAAAAAAAADU/5R4aR9PGoDI/s320/thumb_kapmepi_jogja_April3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344595831034976834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun visi dari KAPMEPI adalah terdepan dalam pemibinaan moral etika pemuda Indonesia berlandaskan iman dan taqwa. Impian besar tersebut di breakdown menjadi 4 misi sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menjadikan Iman dan Taqwa sebagi bingkai dalam pembinaan moral dan etika pemuda Indonesia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjadi mitra profesional pembinaan pemuda Indonesia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan kualitasn dan kuantitas yang berkelanjutan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sustainibility&lt;/span&gt;).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjadi pusat kegiatan pembinaan pemuda Indonesia.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sumber : Situs Menpora RI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-3205577618219825985?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/3205577618219825985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/sejarah-kapmepi_07.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/3205577618219825985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/3205577618219825985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/sejarah-kapmepi_07.html' title='Sejarah KAPMEPI'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/SivRlo5yOGI/AAAAAAAAADE/xrzqWFxyNow/s72-c/tawurans.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-1104287718975591630</id><published>2009-06-07T11:40:00.002+07:00</published><updated>2009-06-07T21:20:27.457+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>DPRD Jatim  Menyoal Dana APBD untuk Pilgub</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;SURABAYA-Penggunaan anggaran dana APBD tahun 2008 yang salah satunya dipakai untuk kepentingan pemilihan gubernur (pilgub) senilai Rp 1 triliun, mendapat sorotan tajam dari kalangan DPRD Jatim. Itulah sebab, dewan akan meminta penjelasan gubernur terhadap pemakaian APBD yang berkekuatan Rp 5 triliun itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Jatim, Yusuf Husni mengatakan, kalangan dewan akan meminta pertanggungjawaban gubernur sehubungan dengan pemakaian dana APBD tahun 2008, khususnya dana yang dipergunakan pilgub yang dinilai sekitar Rp 1 triliun. ''Kami (FPG) sudah mendata pos penggunaan dana APBD tersebut,'' cetus Yusuf di Surabaya, akhir pekan lalu (6/6).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Gubernur yang sudah menjabat empat bulan itu, papar Yusuf, nanti pada 15 Mei 2009 akan menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) gubernur di hadapan dewan dalam rapat paripurna. ''Ya, dalam acara tersebut kami akan menyoal tentang dana anggaran senilai Rp 1 triliun yang dipergunalan pilgub hingga putaran ketiga,'' jelas Yusuf.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Khusus soal dana pilgub yang terserap itu, kata Yusuf, merupakan dana pilgub terbesar di Indonesia dalam sejarah pelaksanaan pilgub. Untuk tahap pertama saja, papar Yusuf, menelan dana sekitar Rp 500 miliar. ''Dan kalau ditotal dengan putaran kedua dan ketiga, maka jumlah mencapai sekitar Rp 1 triliun. Inilah yang ingin kami pertanyakan ke gubernur,'' tegas Yusuf.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula, ujar Yusuf, sehubungan dengan penggunaaan dana untuk pilgub itu sampai sekarang dewan belum menerima laporannya. ''Terus terang kita tidak curiga atas penggunaan uang rakyat tersebut, namun tentunya kita tidak salah kalau mempertanyakan masalah penggunaan dana itu. Hal ini, karena ada bau ketidakberesan dalam penggunaan dana APBD tersebut,'' tandasnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lain FPG lain pula yang akan menjadi agenda Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Jatim dalam rapat LPj Gubernur nanti. FPAN memang berancang-ancang mempertanyakan soal penggunaan dana APBD tahun 2008 yang dialokasikan untuk bantuan sosial (bansos). dalam catatan FPAN, seperti yang disampaikan salah satu anggota, Basuki Babussalam, dana APBD tahun 2008 untuk bansos yang telah dikucurkan sebesar Rp 800 miliar.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Itulah karenanya, kata Basuki, kalau memang dana itu benar-benar dialokasikan sebesar itu, lalu untuk apa saja pemakaiannya? ''Untuk pos anggaran bansos ini, fraksi kami memang belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, yakni tahun anggaran 2007. Pada tahun anggaran itu, diduga ada penyimpangan dalam penggunaan dana APBD,'' papar Basuki.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Basuki yang juga menyatakan tetap mengacu pada data yang ada, dana bansos APBD tahun 2007 lalu banyak dipakai untuk pos-pos lain di luar kepentingan bansos. Kalau dicermati, terang Basuki, nilai anggaran yang disimpangkan itu jumlahnya mencapai puluhan miliar bahkan ratusan miliar rupiah. ''Untuk itu, kita tidak ingin kasus seperti itu terulang pada anggaran APBD tahun 2008. Maka kita akan mempertanyakan pada gubernur,'' tegas Basuki. (afa/yto/republika.co.id)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-1104287718975591630?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/1104287718975591630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/dprd-jatim-menyoal-dana-apbd-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/1104287718975591630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/1104287718975591630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/dprd-jatim-menyoal-dana-apbd-untuk.html' title='DPRD Jatim  Menyoal Dana APBD untuk Pilgub'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-7800593659238554015</id><published>2009-06-05T02:54:00.000+07:00</published><updated>2009-06-05T02:57:04.463+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Ini Sungguh Menakutkan...</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: georgia; text-align: justify;" class="fullpost"&gt;  &lt;h2 class="author"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Asro Kamal Rokan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Seo&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;rang teman –– pemandu beberapa wartawan Amerika Latin ––  tak mampu berkomentar atas perny&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;ataan wartaw&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;an saat makan malam di salah satu café di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Wartawan itu berkata,"Saya tidak menduga remaja Indonesia begitu bebas, melebihi negara kami...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum berkunjung ke Indonesia mengikuti "Journalist Visit Programme", wartawan itu membayangkan Indonesia ––  sebag&lt;/span&gt;&lt;div class="thumb_news" style="width: 154px;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;ai negara dengan penduduk mayoritas Islam –– adalah negara yang memegang teguh prinsip-prinsip agama, etika, dan moral. Ternyata keliru. Di Ancol, dia menyaksikan anak-anak muda bebas melakukan apa saja di depan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman pemandu itu tidak dapat berkata apa-apa. Ia terdiam, sunyi, dan kehilangan kebanggaan. Ia merasa asing dan terpelanting dalam fakta yang sangat nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, kita juga terpelanting atas hasil survei ini: Pada 2008, menurut keterangan Direktur Remaja dan Perlindungan Hak-Hak Reproduksi Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Pusat (BKKBN), M Masri Muadz, sebanyak 63 persen remaja Indonesia usia SMP dan SMA sudah melakukan hubungan seksual di luar nikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutip hasil survei yang diterimanya, Masri menyebutkan, jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya. Pada 2005-2006 di Jabotabek, Medan, Bandung, Surabaya, dan Makassar, berkisar 47,54 persen remaja mengaku berhubungan seks sebelum nikah. Peningkatan ini, antara lain, disebabkan pergaulan hidup bebas, faktor lingkungan, keluarga, dan media massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data lain –– yang menyedihkan dan membuat kita bergidik –– berasal dari Departemen Kesehatan. Sampai September 2008, menurut data tersebut, sebanyak 15.210 penderita AIDS atau orang yang hidup dengan HIV/AIDS di Indonesia. Dari jumlah itu, 54 persen adalah remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, simak lagi data ini: Survei yang dilakukan Annisa Foundation di Cianjur, Jawa Barat, pada 2007, menemukan hasil mengejutkan. Di kota ini, lebih dari 42,3 persen pelajar perempuan di kota santri itu telah melakukan hubungan seks pra-nikah. Para responden mengaku hubungan pra-nikah itu dilakukan atas suka sama suka. Bahkan, ada responden yang mengaku berhubungan lebih dengan satu pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei yang dilakukan pada Juli sampai Desember 2006 kepada 412 siswa SMP dan SMA itu, menurut Direktur Annisa Foundation, Laila Sukmadevi, kecenderungan pelajar Cianjur berhubungan seks pra-nikah bukan karena persoalan ekonomi.. Alasan ekonomi hanya 9 persen, selebihnya karena pergaulan dan lemahnya kontrol orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan lain Annisa Foundation, sebanyak 90 persen remaja yang melakukan hubungan pra-nikah tersebut, bukan karena tidak paham nilai-nilai agama dan moral. Mereka justru mengetahui bahwa perbuatan itu dosa dan sangat tidak pantas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh dari Jakarta, tepatnya di Samarinda, Kalimantan Timur, survei Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Samarinda pada September 2008 lalu, menemukan hasil yang menyedihkan. Dari 300 pelajar Samarinda, 12 persen di antaranya mengaku pernah melakukan hubungan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut survei PKBI itu, 14 persen hubungan seks dilakukan di sekolah, 28 persen mengaku melakukannya di rumah. Ironisnya, hubungan badan dilakukan di sekolah saat jam istrahat maupun ketika usai belajar. Sedangkan di rumah dilakukan saat kedua orangtua tidak berada di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi riset nirlaba AS, Research And Development (RAND) melaporkan penelitiannya November 2008 lalu, bahwa tayangan televisi sangat berpengaruh terjadinya kehamilan di kalangan remaja di AS. Pengkajian yang disiarkan jurnal Pediatrics itu menyebutkan, remaja yang banyak menonton acara yang mengandung unsur seksual, menghadapi risiko hamil lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkajian itu memfokuskan pada 23 acara televisi kabel yang populer di kalangan remaja, antara lain komedi situasi, drama, acara realitas, dan kartun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka kehamilan remaja di AS tetap tinggi dibandingkan dengan negara-negara industri lainnya. Hampir sejuta gadis berusia  antara 15 hingga 19 tahun hamil setiap tahunnya, atau sekitar 20 persen wanita yang aktif secara seksual dalam kelompok umur tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian dan survei tersebut sangat menakutkan. Gaya hidup permisif, budaya televisi, telah mendorong para remaja terperosok dan jatuh ke jurang terdalam. Di Indonesia, remaja-remaja kita diserbu gaya hidup serba mungkin. Pendidikan agama telah berubah menjadi angka-angka dalam buku rapor semester.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan remaja di AS dan Indonesia, terutama di perkotaan, hampir sulit dibedakan. Mereka mendapatkan apa saja. Bahkan, lemahnya penegakan hukum, memungkinkan remaja Indonesia mendapatkan jauh lebih besar dan menakutkan dibandingkan di AS. Video porno, majalah porno, tayangan televisi yang serba benda dan kemewahan, serta situs-situs porno di internet, dengan mudah didapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, yang sangat menakutkan, ketika persoalan ini dianggap sebagai suatu yang biasa. Ini bahaya lebih dahsyat dari yang dibayangkan orangtua, pendidik, ulama, dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wartawan Amerika Latin berkata, "Saya tidak menduga remaja Indonesia begitu bebas, melebihi negara kami.....’"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan itu sesungguhnya sedang menggugah kesadaran kita – yang selalu merasa lebih baik, lebih terhormat, dan bahkan lebih mulia. Ini sungguh menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 1 Juni 2009.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;(antaranews.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-7800593659238554015?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/7800593659238554015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/ini-sungguh-menakutkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/7800593659238554015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/7800593659238554015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/ini-sungguh-menakutkan.html' title='Ini Sungguh Menakutkan...'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-3860766946657095159</id><published>2009-06-02T16:25:00.002+07:00</published><updated>2009-06-04T07:26:00.480+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Kajian - Membangkitkan Moralitas Bangsa</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;oleh Ary Ginanjar Agustian*&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Tinggalkan uang, tinggalkan keterkenalan, tinggalkan ilmu pengetahuan, dan tinggalkan bumi itu sendiri beserta segenap muatannya, itu lebih baik daripada kita melakukan tindakan tak bermoral." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat Thomas Jeferson itu mengingatkan kita akan masalah moralitas bangsa. Setiap hari begitu banyak kasus kejahatan di masyarakat yang diekspos ke media masa dari mulai kasus korupsi, penipuan, pembalakan hutan, pemalsuan obat, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita dan informasi kriminal seolah menjadi menu harian kita. Mungkin kita merasa bahwa kehidupan sehari-hari semakin sesak oleh hal-hal keji dan tidak berperikemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana sebenarnya potret moralitas bangsa Indonesia? Ada beberapa indikator yang digunakan untuk melihat kualitas moral kehidupan suatu bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Thomas Lickona (1992) terdapat sepuluh tanda dari perilaku manusia yang menunjukkan arah kehancuran suatu bangsa yaitu: meningkatnya kekerasan di kalangan remaja, ketidakjujuran yang membudaya, semakin tingginya rasa tidak hormat kepada orangtua, guru, dan figur pemimpin, pengaruh "peer group" (kelompok sebaya) terhadap tindakan kekerasan, meningkatnya kecurigaan dan kebencian, penggunaan bahasa yang memburuk, penurunan etos kerja, menurunnya rasa tanggungjawab individu dan warga negara, meningginya perilaku merusak diri dan semakin kaburnya pedoman moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang disampaikan oleh Lickona tentang ciri penurunan moral yang berpotensi menghancurkan bangsa tergambar melalui wajah media di Tanah Air. Lalu bagaimana agar bangsa ini mampu bertahan bahkan menjadi maju dan berkembang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga musuh bangsa yang harus berpotensi menghancurkan bangsa yaitu kemiskinan, kebodohan, dan kebobrokan moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga musuh tersebut harus secara simultan dan serius diperangi. Kemiskinan dapat diberantas dengan pembangunan ekonomi agar kesejahteraan dicapai oleh rakyat secara luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan alam Indonsesia sangat potensial untuk dikelola dan dimanfaatkan agar tak ada lagi rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kebodohan diperangi dengan program pendidikan bagi semua kalangan baik secara formal maupun informal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebobrokan moral harus diberantas agar individu-individu terhindar dari perilaku yang merugikan diri, orang lain, dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moralitas berkaitan dengan aktivitas manusia yang dipandang baik atau tindakan yang benar, adil, dan wajar. Karena itu masyarakat atau bangsa yang bermoral akan senantiasa menjunjung tinggi dan mengutamakan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, kerjasama, dan keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah telah membuat berbagai program dan rencana untuk membuat bangsa ini pulih dari krisis. Berbagai strategi dan pendekatan untuk pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat banyak dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut bahkan menjadi agenda utama. Demikian juga upaya untuk meningkatkan tarap pendidikan banyak program yang disusun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajib belajar adalah salah satu upaya untuk membuat bangsa ini terbebas dari belenggu kebodohan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun satu komponen musuh bangsa yaitu "kebobrokan moral" tampaknya sering terlupakan, termasuk oleh pada calon pemimpin bangsa yang saat ini tengah mengampanyekan program dan rencananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan suatu bangsa dibutuhkan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat kaya baik di luar maupun di perut bumi, di daratan dan di lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sumber daya alam saja tidak cukup. Hutan di Indonesia terkenal sangat luas dan kaya keragamannya. Namun pembalakan hutan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab membuat hutan rusak dan tidak termanfaatkan untuk kesejahteraan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dengan korupsi yang menggerogoti berbagai instansi dan perusahaan pada akhirnya akan menghancurkan sendi kehidupan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian pembangunan ekonomi saja tidak cukup membuat bangsa ini maju jika tidak diiringin dengan pembangunan moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang disampaikan Lickona, upaya untuk terhindar dari kehancuran ditentukan oleh kualitas moralnya.Membangun moralitas bangsa adalah tanggung jawab seluruh komponen bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya mengucapkan apresiasi yang tinggi pada Kantor Berita ANTARA yang berkomitmen untuk mengangkat berita dan informasi yang tidak saja mencerdaskan aspek intelektual, namun juga emosi dan spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hal itu terus dilakukan secara konsisten, niscaya hal itu akan memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas moral bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Penulis adalah pendiri pelatihan ESQ&lt;br /&gt;(antara.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- google_ad_section_start --&gt;&lt;!-- google_ad_section_end --&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-3860766946657095159?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/3860766946657095159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/kajian-membangkitkan-moralitas-bangsa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/3860766946657095159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/3860766946657095159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/kajian-membangkitkan-moralitas-bangsa.html' title='Kajian - Membangkitkan Moralitas Bangsa'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6088088213225300216.post-6529957808962100285</id><published>2009-06-01T08:57:00.002+07:00</published><updated>2009-06-01T09:22:24.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lintas Media'/><title type='text'>Membentuk Karakter dan Nilai-nilai Kebangsaan di Kalangan Pemuda</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;[kebangkitan nasional] Jakarta, 15/5/2009 (Kominfo-101thkitnas) Kementerian Negara Pemuda dan olahraga (Kemenegpora) berperan besar dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan di kalangan pemuda, demikian disampaikan Sakhyan Asmara, Deputi Menpora Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenegpora, Jumat (15/5).&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Prioritas pembangunan kepemudaan, sebagaimana diungkapkan Sakhran Asmara, ada pada penguatan pembentukan karakter bangsa (nation and character building) serta peningkatan kapasitas dan daya saing pemuda. &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pemuda yang dalam perspektif demografis adalah orang yang berfikir dewasa dan berusia 18-35 tahun, menghadapi permasalahan karakter seperti maraknya tindak kekerasan di kalangan pemuda, kecenderungan penggunaan bahasa yang semakin memburuk, melemahnya idealisme, patriotisme serta mengendapnya spirit of the nation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam rangka memperingati 101 Hari Kebangkitan Nasional, Kemenegpora melaksanakan pendidikan kesadaran bela negara pemuda, menyelenggarakan Jambore Pemuda Indonesia, Kapal &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pemuda Nusantara, melaksanakan bakti pemuda antar provinsi, pelatihan pemuda kader mitra kamtibmas, pertukaran pemuda antar negara, Festival Kreatifitas Pemuda, pembentukan Kader Pengembangan Moral Etika Pemuda Indonesia (KAPMEPI), dan pengembangan kesadaran pemuda terhadap bahaya pornografi. (Lida)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6088088213225300216-6529957808962100285?l=kapmepijatim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/feeds/6529957808962100285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/membentuk-karakter-dan-nilai-nilai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/6529957808962100285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6088088213225300216/posts/default/6529957808962100285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kapmepijatim.blogspot.com/2009/06/membentuk-karakter-dan-nilai-nilai.html' title='Membentuk Karakter dan Nilai-nilai Kebangsaan di Kalangan Pemuda'/><author><name>KAPMEPI Jawa Timur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12465336010168933704</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_ccECrbO1pY4/ShCm1AdxeUI/AAAAAAAAAAM/00NpAiJddeE/S220/logo+menpora.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
